Bagaimana membuat anak mandiri? Anak-anak terlalu muda untuk memahami konsep ketepatan waktu atau untuk bertanggung jawab atas tindakan mereka kecuali jika mereka diajari hal yang sama oleh orang tua mereka.
Si kecil Anda mungkin bergantung pada Anda untuk hal-hal kecil, dan dia mungkin membutuhkan Anda untuk hal-hal sederhana kecuali Anda memberinya kebebasan untuk melakukan sesuatu sendiri, membuat kesalahan, dan belajar darinya.
Saat anak Anda tumbuh, Anda pasti ingin membuatnya mandiri, dan dengan cara yang benar karena perintah sederhana Anda seharusnya tidak datang sebagai hukuman.
Sebagai orang tua, Anda dapat mendorong anak-anak Anda ke arah yang benar dengan beberapa tip yang tidak berbahaya dan membiarkan anak Anda menemukan kemandirian dengan caranya sendiri.
Bagaimana Mengajari Anak Mandiri?
Ada banyak cara untuk melatih anak Anda mandiri dan tetap menikmati masa kecilnya sebagaimana layaknya.
1. Beri Dia Tanggung Jawab yang Bisa Dia Tangani
Anak Anda tidak perlu mulai menangani keuangan rumah dan membuat keputusan besar. Kemandirian perlu dimulai dari diri sendiri dan dari sanalah Anda dapat membantu anak Anda. Jika Anda berencana piknik dan ingin anak Anda membantu Anda, berikan dia tugas-tugas sederhana seperti membuat daftar barang yang mungkin Anda perlukan atau pergi dan mengemasi tasnya sendiri untuk perjalanan akhir pekan singkat yang mungkin Anda lakukan.
2. Hindari Memegang Tangan Anak Anda
Banyak orang tua mengacaukan bimbingan dengan berpegangan tangan dan terus-menerus mengintervensi tindakan anak jika dia melakukan sesuatu yang salah atau memakan waktu lebih lama dari yang dibutuhkan. Ketika anak Anda masih kecil, ada baiknya membimbing anak Anda dengan beberapa instruksi atau saran terbuka yang menginformasikan kepadanya tentang kemungkinan bahwa tugas tersebut dapat diselesaikan dengan cara yang lebih mudah. Tapi saat dia tumbuh dewasa, biarkan dia mendatangi Anda jika dia membutuhkan bantuan, daripada campur tangan yang tidak perlu.
3. Perkenalkan Pilihan Dengan Pilihan Terbatas
Menanyai anak Anda apa yang ingin dia makan di restoran bisa membuatnya kewalahan karena menu restorannya cukup banyak. Sebagai gantinya, pilih banyak opsi dari menu dan minta dia untuk memilih dari opsi yang dipilih. Memulai dengan susunan terbatas dapat membantunya membuat pilihan dengan mudah dan mempersiapkannya untuk pilihan yang lebih baru.
4. Biarkan Anak Anda Membuat Keputusan Sendiri Setiap Saat
Anda mungkin lebih suka meminta anak Anda mengerjakan pekerjaan rumahnya sebelum dia pergi bermain. Tapi dia mungkin lebih suka bermain dulu baru menyelesaikan pekerjaan rumahnya. Biarkan anak Anda sedikit kebebasan dalam aspek yang lebih kecil, seperti memilih apa yang akan dikenakan atau makanan apa yang akan dimakan di malam hari. Dan selama dia melakukan apa yang dia janjikan, Anda seharusnya tidak memiliki masalah.
5. Miliki Empati Terhadap Anak Anda
Anak Anda baru saja belajar mandiri, jadi itu tidak akan mudah baginya. Hindari memarahi atau merendahkannya, bahkan jika dia gagal melakukan sesuatu yang cukup sederhana. Berada di sana untuk mendukungnya dan membantunya jika dia memintanya, tanpa menghakiminya.
6. Jangan Jadikan Kegagalan Sebagai Masalah Besar
Akan ada saat-saat ketika anak Anda mungkin gagal dalam suatu hal, dan jelas, dia akan kecewa. Hibur dia dan beri tahu dia bahwa tidak masalah untuk gagal. Ajari dia untuk belajar dari kegagalan itu, bangun dan coba lagi. Dia bahkan mungkin mengulanginya meskipun sudah diperingatkan. Tidak apa-apa, biarkan dia belajar dari kesalahannya. Beri tahu anak Anda apa yang seharusnya bisa dia lakukan dengan lebih baik, tetapi jangan hubungkan kegagalan dengannya. Hal ini dapat sangat menghambat harga dirinya.
7. Ajari Anak Anda untuk Memecahkan Masalah secara Mandiri
Baik itu masalah yang berhubungan dengan sekolah atau masalah apa pun yang mungkin dia miliki dengan saudara atau teman, beri tahu anak Anda bahwa masalah tertentu harus diselesaikan olehnya dan Anda tidak dapat membantunya. Bimbing dia jika perlu dengan memberinya perspektif situasi yang berbeda.
8. Tetapkan Rutinitas yang Benar
Anak-anak dapat kesulitan membuat keputusan sendiri jika mereka tidak berpikir secara berurutan. Ini dapat dengan mudah ditangani dengan menetapkan rutinitas tetap untuk mereka. Setelah anak Anda mengetahui apa yang perlu dilakukan pada hari dan waktu tertentu, dia akan mulai melakukan semuanya sendiri.
9. Ajarkan Negosiasi
Banyak anak cenderung mulai melihat dunia sebagai proposisi menang dan kalah. Bukalah anak Anda pada dunia kompromi dan negosiasi dan dia akan mulai memahami untuk memanfaatkan situasi terbaik yang disajikan di hadapannya. Dia bisa memilih lokasi piknik atau piknik makan siang tapi dia tidak bisa melakukan keduanya. Ini juga akan membantunya memprioritaskan preferensinya sendiri.
10. Jangan Lupa Mendorong
Ketika anak Anda melakukan hal-hal yang dia janjikan dengan cara yang benar dan sendirian, jangan ragu untuk mengatakan kepadanya betapa bangganya dia membuat Anda. Umpan balik positif sangat penting dalam membentuk kepribadian anak Anda dengan cara yang benar dan validasi orang tua sangat berpengaruh dalam hal itu.
Ada perbedaan yang cukup besar antara membuat balita mandiri dan mengajari mereka melakukan aktivitas tertentu sendiri. Namun begitu anak Anda terbiasa dengan lingkungan di sekolah, Anda bisa mengajaknya melakukan aktivitas sederhana sendiri. Ini perlahan bisa menabur benih kemandirian dalam dirinya.
Baca Juga : Teori dan Perkembangan Anak
sumber : https://parenting.firstcry.com/articles/10-effective-tips-to-make-your-child-independent/