Apakah Anda ingin dapat berkomunikasi secara efektif dengan bayi Anda bahkan sebelum ia lahir? Apakah Anda ingin dapat memiliki hubungan yang bermakna dengan anak Anda sambil tetap menjaga saluran komunikasi tetap terbuka? Maka Anda perlu belajar bagaimana membangun komunikasi sejak usia dini dengan bayi. Komunikasi di bulan-bulan dan tahun-tahun awal sangat penting bagi bayi. Hal ini penting untuk kesehatan emosional mereka, pertumbuhan dan perkembangan mereka serta hubungan mereka dengan ibu mereka. Hal ini juga penting untuk hubungan mereka dengan ayah mereka.

Saluran komunikasi yang dibuka selama bulan-bulan perkembangan sama pentingnya bagi seorang anak seperti halnya bagi orang dewasa. Jauh lebih mudah untuk menciptakan hubungan yang bermakna dengan bayi Anda daripada orang dewasa. Bayi belum dapat berkomunikasi dan ketika mereka melakukannya, tingkat emosinya terbatas. Sebagai orang dewasa, kita jauh lebih kompleks secara emosional dan dapat berkomunikasi jauh lebih banyak daripada bayi. Melalui anak usia dini kita belajar mengembangkan strategi emosional kita sendiri dan belajar bagaimana berkomunikasi dengan baik dengan orang lain.

Melalui anak usia dini juga kita mempelajari pola bahasa kita sendiri dan bagaimana berhubungan dengan orang lain. Hubungan pertama yang dibentuk bayi dengan orang tuanya terbentuk melalui hubungan awal ini dan penekanan untuk membangun hubungan yang kuat selama waktu ini sangat penting. Penekanan ini menjadi salah satu alasan mengapa orang tua dari bayi baru sering menerima pelukan daripada ciuman di awal hubungan. Meskipun mungkin tampak lucu pada awalnya, pelukan akan memberikan bayi kenyamanan dan keamanan yang sangat dibutuhkan dan akan memperkuat ikatan antara orang tua dan anak.

Tantangan selanjutnya yang dihadapi bayi terkait dengan kosakata dan kemampuan ekspresif yang mereka miliki. Kami mendengar banyak tentang balita dan bayi yang memiliki masalah dengan bahasa dan tidak dapat berkomunikasi, tetapi ini tidak benar. Seorang bayi mungkin bergumul dengan kata-kata sederhana dan dengan menunjuk gambar, tetapi ini tidak berarti bahwa dia tidak dapat berbicara atau mengekspresikan diri dengan cara apa pun. Balita memang memiliki beberapa masalah dengan mengekspresikan diri mereka dalam ucapan dan satu-satunya cara agar mereka dapat belajar melakukannya adalah dengan meniru apa yang mereka lihat dan dengar. Sangat penting bagi Anda sebagai orang tua untuk memastikan bahwa anak Anda terlibat dalam percakapan dan belajar bahasa yang tepat sejak usia dini.

Perkembangan komunikasi pada balita dapat lebih ditingkatkan melalui permainan komunikasi dua arah, atau berbicara satu sama lain sambil memandang satu sama lain. Jenis interaksi ini sangat penting bagi bayi dan orang tua yang berpartisipasi dalam permainan. Bayi dapat mempelajari nama-nama benda dan berbagai makna di baliknya dengan meniru orang tuanya. Selama waktu inilah anak-anak dapat mulai mengembangkan pemahaman tentang kosakata dan asosiasi kata.

Area lain yang bisa Anda bangun komunikasi sejak dini dengan bayi adalah melalui tindakan “memandang” bayi. Seperti yang Anda duga, bayi sering melihat orang tua mereka dan melalui tatapan ini mereka dapat belajar banyak tentang dunia. Anda mungkin memperhatikan bahwa bayi meniru posisi tubuh tertentu dan ini adalah kesempatan besar bagi Anda sebagai orang tua untuk berkomunikasi dengan bayi. Anda dapat belajar banyak tentang bahasa tubuh dan emosi orang lain dengan melihat bayi dan berkomunikasi dengannya.