Ketika kami berbicara dengan guru yang berjuang untuk mendapatkan hasil yang baik dengan penulisan berita, kami selalu bertanya tentang apa yang ditulis siswa mereka.
Paling sering mereka diberi tugas seperti, ‘Melaporkan pendaratan UFO di taman bermain sekolah’, atau, ‘menulis ulang dongeng dengan gaya laporan berita’. (Ini tidak diragukan lagi akan menantang banyak jurnalis dewasa terlatih!) Namun, kita tahu bahwa anak-anak secara teratur terpapar berita nyata, terutama online [1].
Berita ini bisa terasa menyenangkan, mengkhawatirkan, sedih, atau menghangatkan hati, tetapi tidak pernah terasa seperti dongeng. Meminta anak-anak untuk menulis ‘laporan berita palsu’ juga bisa membingungkan ketika mencoba mengajari mereka untuk waspada terhadap ‘berita palsu’. Di sini kami telah melihat bahwa ketika anak-anak diminta untuk menulis tentang peristiwa berita nyata, mereka menghasilkan tulisan yang lebih baik. Mereka juga jauh lebih termotivasi! Berikut adalah enam tip teratas untuk mengubah penulis Anda yang enggan menjadi penggemar berita.
1) Tetap nyata
Minta siswa Anda untuk menulis tentang peristiwa nyata di sekolah atau area lokal mereka, atau dorong mereka untuk terlibat dengan berita global. Minta anak-anak untuk melaporkan sesuatu yang terjadi di sekolah (pengunjung tamu, ‘hari makan siang vegan’ baru di kantin), atau isu lokal (toko tutup di jalan raya, taman baru).
Minta anak-anak untuk menulis tentang perspektif lokal tentang isu nasional atau internasional (virus corona, perubahan iklim, Brexit). Rencanakan kesempatan bagi siswa Anda untuk melakukan wawancara nyata – mereka dapat berbicara dengan siapa saja mulai dari kepala sekolah hingga anggota parlemen lokal! Ini juga merupakan kesempatan bagus untuk mengajari anak-anak tentang pentingnya mempertimbangkan kedua sisi cerita, dan memahami perbedaan antara fakta dan opini. Kami bahkan pernah mendengar pelajaran kami tentang ‘sudut pandang berbeda’ yang digunakan untuk menyelesaikan perselisihan sepak bola di taman bermain!
2) Tetap positif
Kita semua dihadapkan pada banyak berita negatif, terutama selama krisis virus corona. Memproduksi laporan berita yang optimis dapat membantu anak-anak menyeimbangkan kembali pandangan dunia mereka dengan menjadi lebih sadar akan peristiwa-peristiwa positif. Kegiatan Happy News kami mendorong anak-anak untuk membuat naskah, melaporkan, dan membagikan berita positif mereka.
3) Ciptakan pengalaman otentik
Mengapa tidak mengubah ruang kelas Anda menjadi ruang berita? Siswa Anda akan mendapatkan kerja tim, manajemen waktu, dan keterampilan berpikir kritis. Ada banyak cara gratis dan mudah untuk mendapatkan nuansa ruang redaksi itu. Coba minta siswa Anda membuat kartu pers mereka sendiri dan tanda pintu kelas.
Bisakah Anda meminjam beberapa jam dan mengaturnya ke zona waktu yang berbeda? Pastikan Anda menetapkan peran. Siapa yang akan ‘mengedit’ laporan? Siapa yang bertanggung jawab atas desain? Tentu saja, Anda dapat bertindak sebagai Pemimpin Redaksi! Tetapkan tugas singkat siswa dengan tenggat waktu yang ketat untuk pengalaman ruang redaksi yang otentik. Guru sering kagum bahwa siswa NewsWise mampu menilai secara kritis laporan, penelitian dan naskah cerita berita yang seimbang dari awal dan berlatih dan melakukan buletin berita, semua dalam beberapa jam.
4) Benamkan siswa dalam berita
Banyak anak yang tidak dapat mengakses berita di rumah, terutama yang berada di daerah tertinggal [2]. Bagaimana kita bisa mengharapkan anak-anak untuk menulis dalam gaya laporan berita tanpa paparan media berita? Ingatlah bahwa kelas Anda mungkin satu-satunya sumber berita bagi siswa Anda.
Luangkan waktu bagi mereka untuk menonton, mendengarkan, atau membaca berita. Lihat halaman berita ramah anak kami di sini untuk mendapatkan lebih banyak ide tentang membawa berita nyata dan sesuai usia ke dalam kelas.
5) Berikan agen siswa
Anak-anak lebih termotivasi untuk menulis jika topiknya menarik bagi mereka. Berita Guru yang bijaksana yang membiarkan anak-anak memilih topik tulisan mereka sendiri bahkan melaporkan anak-anak meminta untuk terus bekerja selama makan siang! Tentu saja, sebagai Pemimpin Redaksi ruang redaksi Anda, Anda dapat memveto topik apa pun yang Anda anggap terlalu berisiko. Setiap ruang redaksi memiliki pertemuan editorial di mana ide-ide cerita dibahas dan ide-ide terbaik dibawa ke depan. Bisakah Anda melakukan hal yang sama?
6) Buat tujuan
Berita nyata layak mendapatkan audiens yang nyata. Minta siswa Anda untuk membuat koran sekolah, mengambil alih buletin sekolah selama seminggu, atau mengatur acara presentasi untuk keluarga mereka. Anda bahkan dapat mengirim tulisan siswa Anda ke NewsWise untuk ditampilkan di situs web kami!
Sumber : https://literacytrust.org.uk/blog/six-top-tips-engage-primary-students-news-writing/