1. Pertahankan Jam Kerja Biasa
Saat mempelajari cara bekerja dari rumah penuh waktu atau paruh waktu, salah satu hal terpenting dan mendasar yang dapat Anda lakukan adalah membuat jadwal rutin untuk diri sendiri. Sangat menggoda untuk memberi diri Anda fleksibilitas total tentang kapan Anda memulai, istirahat, dan mengakhiri hari. Namun, Anda merugikan diri sendiri jika Anda tidak menjaga jadwal Anda tetap konsisten. Menetapkan jam kerja reguler untuk diri Anda membuat Anda bertanggung jawab kepada diri sendiri dan atasan Anda. Ini membuat Anda lebih mungkin untuk menyelesaikan semua pekerjaan Anda, dan memudahkan orang-orang untuk menghubungi Anda [1]. Berikut adalah faktor penting yang perlu dipertimbangkan saat Anda menetapkan jadwal kerja di rumah:
- Saat atasan Anda membutuhkan Anda untuk tersedia
- Komunikasi dengan rekan kerja dan pelanggan Anda
- Waktu saat Anda paling produktif
Ini tidak berarti Anda harus bekerja 9-5 setiap hari. Anda harus bekerja pada saat Anda paling produktif. Namun, sebaiknya Anda mencari tahu kapan atasan Anda benar-benar membutuhkan Anda untuk bekerja. Misalnya, penting untuk mengetahui kapan ada panggilan konferensi yang direncanakan sehingga Anda dapat menyesuaikannya dengan hari Anda.
Misalnya, banyak karyawan yang bekerja memeriksa email setiap pagi, atau mereka perlu dihubungi melalui telepon pada sore hari. Selain itu, pilih waktu di mana Anda kemungkinan besar akan menyelesaikan sebagian besar pekerjaan. Komunikasikan jam-jam ketersediaan tersebut kepada siapa pun yang mungkin perlu menghubungi Anda, dan Anda akan segera menuju hari kerja yang produktif dan konsisten.
2. Pisahkan Waktu Kerja dan Waktu Pribadi
Sama pentingnya untuk bekerja ketika Anda berkata akan, penting juga untuk memberi diri Anda waktu untuk kehidupan rumah saat Anda membutuhkannya. Jangan memperpanjang hari kerja terlalu jauh dari yang Anda rencanakan, dengan risiko membuat diri Anda sendiri lelah.
Salah satu kiat terpenting bekerja dari rumah adalah menjaga kehidupan kerja dan kehidupan pribadi Anda tetap terkotak karena hal ini membantu Anda tetap produktif saat bekerja, dan mengurangi stres saat Anda tidak melakukannya. Dengan cara yang sama Anda mengatur jam kerja, menjadwalkan, berkomunikasi, dan merencanakan kapan Anda tidak akan tersedia untuk bekerja.
Misalnya, jika Anda suka menghabiskan malam untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, pastikan Anda menyampaikan bahwa Anda tidak akan mengecek email setelah waktu tertentu. Dan kemudian tahan diri Anda pada komitmen itu! Untuk menyeimbangkan waktu Anda dengan lebih baik, pertimbangkan untuk menggunakan agenda untuk mengatur jadwal harian Anda.
Full Life Planner adalah alat yang bagus untuk membantu Anda melakukannya. Raih agenda Anda dan mulailah merencanakan waktu Anda sehingga Anda tidak akan kehilangan jejak hidup.
3. Rencanakan Alur Kerja Anda
Saat Anda ingin belajar cara bekerja dari rumah secara efisien, salah satu cara yang pasti untuk menjaga produktivitas tetap tinggi adalah dengan pintar merencanakan hari kerja Anda. Bahkan sebelum Anda mulai bekerja, pastikan Anda tahu apa prioritas Anda untuk hari itu, menurut Anda berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan semuanya, dan apa yang akan Anda kerjakan jika Anda punya waktu ekstra.
Anda mungkin merasa terbantu jika meluangkan waktu beberapa menit sebelum tidur untuk merencanakan hari berikutnya. Anda mungkin menemukan bahwa Anda tidur lebih nyenyak tanpa stres dalam perencanaan di belakang pikiran Anda.
Dalam perencanaan Anda, pertimbangkan yang berikut:
- Lakukan tugas dengan prioritas tertinggi terlebih dahulu
- Rencanakan hari Anda di sekitar siklus alami Anda — lakukan pekerjaan terberat saat Anda memiliki energi paling banyak sepanjang hari
- Rencanakan hadiah dan istirahat sepanjang hari
Dengan cara ini, Anda selalu bisa fokus dan tidak akan mudah teralihkan. Jika Anda mendapati diri Anda mudah teralihkan, lihat panduan gratis ini Mengakhiri Gangguan Dan Menemukan Fokus Anda. Anda akan belajar bagaimana menghilangkan gangguan saat bekerja dari rumah dalam panduan ini. Dapatkan panduan gratis Anda di sini.
4. Putuskan Hari
Jika Anda mengikuti langkah terakhir, maka Anda sudah merencanakan istirahat untuk diri Anda sendiri sepanjang hari.
Pastikan Anda bangun dari meja Anda selama istirahat itu — cari udara segar, ambil camilan sehat, dan bicaralah dengan orang lain jika memungkinkan. Semua aktivitas ini akan membantu Anda menyetel ulang, melancarkan aliran darah, dan memastikan Anda siap untuk menangani bagian tugas berikutnya. Satu studi tahun 2011 menemukan bahwa pekerja yang mengambil dua istirahat pendek tetap produktif secara konsisten ketika diberi tugas tertentu untuk diselesaikan, tetapi ketika datang ke kelompok yang tidak mengambil istirahat, “kinerja menurun secara signifikan selama tugas” [2].
Ini ada hubungannya dengan cara otak kita mencatat apa yang harus diperhatikan dan menggarisbawahi pentingnya istirahat. Studi kedua menemukan bahwa pekerja yang paling produktif adalah mereka yang bekerja sekitar 50 menit dan kemudian beristirahat selama 15-20 menit [3]. Jika Anda tidak terbiasa beristirahat, ini mungkin pola yang baik untuk memulai.
Jika Anda kesulitan memenuhi batas waktu untuk istirahat, setel alarm untuk mengingatkan Anda agar kembali bekerja. Metode Pomodoro sangat bagus untuk ini karena ia menetapkan jam kerja dan istirahat reguler. Anda dapat mempelajari metode Pomodoro di sini.
5. Berpakaian Seperti Anda Sedang Bekerja
Meskipun Anda tidak akan berinteraksi dengan orang lain sepanjang hari, penting untuk berpakaian agar sukses. Ini termasuk mandi dan menyikat gigi! Celana olahraga dan kaus mungkin lebih nyaman, tetapi Anda mungkin juga merasa lesu, mengantuk, atau tidak termotivasi.
Ini juga merupakan kesempatan yang baik untuk mencoba pakaian baru — tanpa risiko! Jika Anda kesulitan memotivasi diri sendiri untuk bersiap-siap di pagi hari, cobalah menata pakaian Anda pada malam sebelumnya, atau rencanakan jalan-jalan di siang hari sehingga Anda harus berpakaian.
6. Buat Kantor Di Rumah
Saat Anda mulai belajar cara bekerja dari rumah, Anda mungkin tergoda untuk bekerja dari sofa, kursi malas, atau bahkan dari tempat tidur, tetapi ini bisa sangat memengaruhi produktivitas Anda.
Salah satu tip bekerja dari rumah terbaik yang dapat saya berikan kepada Anda adalah mencoba untuk selalu bekerja dari ruangan, meja, atau kursi yang konsisten untuk memberi tahu otak Anda bahwa inilah waktunya untuk bekerja, bukan relaksasi.
Saat Anda melakukan ini, otak Anda akan mengasosiasikan tempat tidur Anda dengan tidur, sofa Anda dengan relaksasi, dan meja Anda dengan pekerjaan, membantu mengubah tingkat energi Anda [4].
Anda cenderung merasa lebih waspada, lebih percaya diri, dan lebih teratur jika Anda bekerja dari kantor pusat. Siapkan diri Anda dengan kursi yang nyaman dan mendukung, meja yang luas, Wi-Fi yang baik, dan peralatan tempat kerja yang konsisten.
Pastikan untuk mempersonalisasi ruang Anda. Bagaimanapun, Anda akan menghabiskan banyak waktu di sana! Anda dapat mempelajari cara mengatur ruang kantor rumah Anda dengan artikel ini: 20 Ide Organisasi Kantor Rumah Mudah untuk Meningkatkan Produktivitas Anda
7. Jangan Izinkan Roomies
Menjadi efisien saat bekerja dari rumah adalah tentang batasan. Ini juga berarti menetapkan batasan untuk anak-anak, hewan peliharaan, anggota keluarga, atau teman sekamar.
Cobalah untuk mendorong mereka untuk meninggalkan Anda sendiri saat Anda bekerja sehingga Anda dapat tetap fokus. Cobalah untuk menjaga batasan tetap ramah dan menyenangkan, tetapi pastikan Anda mematuhinya.
Salah satu ide yang menyenangkan adalah membuat tanda pintu kantor Anda yang menunjukkan apakah Anda sedang bekerja atau tidak. Anda bahkan dapat meminta anak-anak Anda membantu Anda membuat tanda agar mereka merasa tidak ditinggalkan.
8. Jadilah Petugas Kebersihan Anda Sendiri
Tidak seperti di kantor, Anda tidak memiliki petugas kebersihan untuk membersihkan setelah Anda, yang berarti Anda harus melakukannya sendiri. Menjaga kantor rumah tetap bersih membantu Anda tetap fokus, teratur, dan produktif. Meskipun Anda adalah seseorang yang tidak terganggu dengan meja yang berantakan, menjaga beberapa kemiripan akan membantu memastikan bahwa tidak ada hal penting yang masuk ke celah (atau tersesat dalam tumpukan kertas).
Namun, ini lebih dari sekadar menjaga kebersihan kantor rumah Anda. Memiliki rumah yang berantakan dapat menginspirasi Anda untuk menunda-nunda tugas pekerjaan demi kebersihan, yang merupakan berita buruk bagi produktivitas Anda [5]. Menetapkan jadwal pembersihan mingguan untuk diri Anda sendiri dapat membantu Anda tetap menjaga kebersihan rumah, jadi Anda tidak akan tergoda untuk membersihkan selama jam kerja.
9. Dengarkan Inspirasi
Keuntungan besar bekerja dari rumah adalah Anda tidak dapat mengalihkan perhatian rekan kerja Anda. Silakan dan mainkan lagu-lagu yang dipompa dengan keras dan bangga jika itu yang membuat Anda bergerak. Atau coba trek suara yang lebih menenangkan dengan suara alam, musik instrumental, atau bahkan dengan membiarkan jendela terbuka agar suara dari luar masuk.
Jika Anda melakukan tugas yang berulang, buku audio atau podcast mungkin adalah alat yang Anda butuhkan untuk terus bergerak. Namun, beberapa orang bekerja lebih baik dalam diam. Jika Anda salah satu dari orang-orang itu, tahan keinginan untuk memutar musik atau TV di latar belakang.
10. Tetap di Loop
Salah satu hal terbaik tentang bekerja di kantor adalah potensi kolaborasi dan sosialisasi. Anda tidak perlu kehilangan ini hanya karena Anda bekerja dari rumah.
Saat Anda mempelajari cara bekerja dari rumah, cobalah untuk menghubungi rekan kerja Anda setidaknya beberapa kali dalam seminggu, baik melalui email, telepon, panggilan video, media sosial, atau bahkan secara langsung. Pastikan Anda mengikuti level pribadi, serta level profesional. Anda dapat melakukan ini tanpa menghabiskan banyak waktu — cukup bagikan hal-hal yang paling penting, dan dorong rekan kerja Anda untuk melakukan hal yang sama.
Sumber : https://www.lifehack.org/articles/productivity/10-tips-help-you-more-efficient-working-from-home.html